Rabu, 14 Mei 2014

Terima kasih :)

Diposting oleh Melan Fatmawati di 23.41
Ada rindu yang sulit kuhindari; setiap membaca pesan singkat mu, juga pembicaraan kita yang hanya terjalin dari ponsel belakangan ini,ia setelah kita memutuskan untuk saling mengejar mimpi di Universitas yang berbeda.Semua terasa kosong jika tak benar-benar dikatakan tanpa bertatapan mata.. Helaan napasku memburu, kucuri kamu dalam otakku. Jangan suruh aku mengaku bahwa ini adalah air mata, karena kamu tak akan mengerti rasa sakitku.Sakit yang teramat saat kau hilang tanpa sebab yang tak ku tahu sebenarnya.Mudah saja untuk mu pergi tanpa pamit dengan cepat.Meninggal kan ku di persimpangan. Kamu tentu tahu, melupakan sesuatu yang sudah mulai melekat bukanlah hal yang mudah.Tapi , percuma mengharapkan seseorang untuk merasakan hal yang sama denganku ketika memang dia tak pernah memiliki perasaan yang sama seperti ku..
Cinta bukan melulu soal balasan dan menimbang pengorbanan, tapi seberapa besar kaumiliki ketulusan.Itu yang ku tahu.BOSAN! satu kata yang kau kuatkan untuk alasan pergi dari ku.
Aku tak tahu, sungguh aku tak tahu mengapa anggapan itu bisa tumbuh subur dalam otakmu.

Ada hal yang harus kamu tahu, Kamu tidak hilang, aku hanya berusaha tidak menujukkan perasaan, tidak lagi mengutamakan ingatan. Proses melupakanmu.
 
Terimakasih untuk cinta yang tak pernah dianggap ini.
 

Dan kamu akan sadar , bukan lagi saat aku yang berbicara , tapi karma .

0 komentar:

Posting Komentar

 

Queenlauw Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos