Sabtu, 25 Juni 2016

Seharusnya

Diposting oleh Melan Fatmawati di 09.27 0 komentar
Aku menatap wajahnya dengan lembut dan diam-diam aku mengharap bahwa dia akan membalas tatapanku pada saat itu. Aku adalah penggemarnya yang selalu memilih untuk mempertahankan cinta tanpa harus diungkapkan. Dia adalah pria yang selalu hadir dalam setiap mimpi dan doa. Dia adalah pria yang selalu berhasil membuat ku bahagia, membuat hari-hariku berwarna.
Aku merasa bahwa cinta tak seharusnya diperjuangkan oleh satu pihak, bahwa cinta tak seharusnya tertutupi rasa takut kehilangan yang disebabkan sebuah pengakuan. Tapi keseharusan sebuah cinta tidak berlaku dalam kamus hati ku. Aku tetap mencintai dia meskipun dia tidak akan pernah tau bagaimana aku mempertahankan cinta untuknya.
Seandainya dia mengerti bagaimana perasaan ini, apakah dia tetap mau duduk bersama ku seperti saat ini? Apakah dia tetap membuat hari-hariku penuh warna? Pertanyaan ini yang selalu menghentikan ku untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya aku rasakan.
Aku masih tetap memandanginya…
Dan dia masih tetap sibuk dengan dirinya ..

Rabu, 22 Juni 2016

A

Diposting oleh Melan Fatmawati di 09.09 0 komentar
Ketika diam adalah pilihanmu untuk mengungkapkan cinta padanya.
Karena kamu mencintai dia tanpa alasan.
Karena kamu mencintai dia tanpa menginginkan balasan.

Kamu mencintai dia, mencintai seseorang yang tak pernah mencarimu, yang tak pernah perduli denganmu. 
Kamu memilih untuk tetap bertahan tanpa adanya sebuah pengakuan. Tanpa adanya batasan ruang dan waktu, kamu memilih tetap menunggunya. 
Walau tanpa ungkapan ..

Kamis, 09 Juni 2016

Kata Orang sih ...

Diposting oleh Melan Fatmawati di 07.53 0 komentar
Kata orang sih persahabatan itu bukan menuntut atau mengingat apa yang sudah diberikan untuk sahabatnya.
Kata orang sih persahabatan itu gak butuh yang namanya timbal balik, yang penting bahagia bersama
Kata orang sih persahabatan itu adalah hubungan sebuah ketulusan dari pertemanan
Kata orang sih persahabatan itu bukan sekedar membantu atau menolong bahkan selalu ada saat sahabatnya minta tolong, tapi kata orang sih persahabatan itu melakukan segalanya dengan ketulusan tanpa mengharapkan apapun

Persahabatan bukan terlahir dari peribadi yang mempunyai maksud dibalik sebuah persahabatan
Persahabatan bukan terlahir dari pribadi yang mudah membenci sahabatnya karena sebuah kesalahan yang dilakukan sahabatnya
Persahabatan bukan terlahir dari pribadi yang mudah marah karena tidak dianggap oleh sahabatnya.

Persahabatan terlahir dari pribadi yang mempunyai ketulusan, kasih sayang, dan juga melakukan segalanya tanpa pamrih atau apapun.

Yang perlu diingat adalah sahabat juga manusia yang punya perasaan. Manusia yang punya hak untuk memilih berteman atau bahkan berpergian dengan siapapun yang dia suka. Sahabat juga manusia yang pasti selalu mengingat kebaikan sahabatnya, maka dari itu jangan pernah memusuhi ataupun bermuka masam tanpa alasan yang jelas dengan sahabatmu dan jangan menilai sahabat mu bahwa dia tidak menghargai segala kebaikan mu, dia hanya tidak tau bagaimana mengucapkan terimakasih kepadamu dengan tindakan ataupun perkataan yang kamu harapkan, dia hanya bisa mengucapkan terimakasih melalui doa terbaik yang tidak pernah didengar oleh manusia.

Maka ini adalah alasan mengapa kita harus menjaga sahabat kita, karena sangat sulit menemukan seorang sahabat.


Senin, 08 Februari 2016

RMN

Diposting oleh Melan Fatmawati di 07.36 0 komentar


Minggu, 07 Februari 2016

A

Diposting oleh Melan Fatmawati di 22.22 0 komentar

Haii kak, apa kabar ? :

Diposting oleh Melan Fatmawati di 22.01 0 komentar


Sabtu, 06 Februari 2016

Diposting oleh Melan Fatmawati di 06.14 0 komentar

Selasa, 02 Februari 2016

Kita hanya sepintas saja *****

Diposting oleh Melan Fatmawati di 09.53 0 komentar

:)

Diposting oleh Melan Fatmawati di 09.43 0 komentar
Awalnya, semua berjalan semestinya. Aku dan dia tidak saling mengenal. Aku menatap matanya ketika dia melirik ke arah ku, begitu lembut, begitu menyentuh semakin kulihat nyata raut wajahnya. Begitu menggemaskan dan semakin aku rindukan.

Senyum dan tingkahnya adalah bagian yang paling ku hapal darinya. Detail wajahnya masih kuingat jelas sejak 5 tahun lalu awal aku bertemu dengannya. Mengingat karya indah sang maha cinta. Hidungnya yang tak terlalu mancung, pipi dan rahang yang tidak terlalu tegas dan bibir yang memerah memperindah lengkungan senyumnya. Aku menjadi penggemarnya, yang menutup cintanya rapat-rapat, hanya diam-diam memperhatikan dan mendoakan. Walau tanpa perkenalan, biaralah aku yang mengenalinya, dia tidak kuharapkan mengerti akan perasaan ini. Sampai pada nyatanya aku tau, dia adalah kekasih teman sekelas ku. Entah perasaan seperti apa yang aku rasa saat itu, aku tak pantas untuk menangis,aku tak pantas untuk merasakan kehilangan, apalagi meluapkan rasa amarah. Aku tak pernah merasa memilikinya, itu yang aku tau. Aku hanya wanita yang selalu mencuri segala kisah tentangnya. Aku mencintai secara diam-diam, tanpa sebuah pengakuan sampai pada akhirnya aku berada di persimpangan. Sebenarnya ,Aku hanya ingin memperjuangkan bukan untuk di perjuangkan. Aku hanya terlalu mencintainya sampai aku tidak sadar semua yang aku rasa hanya lah kesederhanaan cinta pandangan pertama.

Hallooo :)

Diposting oleh Melan Fatmawati di 07.32 0 komentar

 

Queenlauw Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos