Selasa, 20 Januari 2015

Pertemuan ku dengannya adalah perpisahan yang tertunda.

Diposting oleh Melan Fatmawati di 05.10
Aku gadis belia yang baru mengenal cinta. 
Perkenalan pertama pada cinta membuat aku lupa bahwa cinta harus saling mengerti dan memahami. 


Aku tak pernah melakukan hal itu, 

iya! Aku tak pernah mengerti bahwa 
aku harus berhenti mencintainya. Aku lupa bahwa dia memang tidak memahami hal yang aku rasakan. 
Aku tertinggal dipersimpangan jalan menuju perasaan yang tak bertuan, bahkan perasaan yang tak pernah aku inginkan.


Aku masih berdiri. Dengan bunga yang tak pernah aku lepaskan. 
Namun siapa yang tau akan hati.
Pada nyatanya, aku tak pernah tau kabar dia, lelaki yang aku puja sampai saat ini.

17 tahun saat aku menginjak usia itu. Itulah kali terakhir aku merasakan segalanya. Raut wajahnya yang tegas masih aku ingat saat dia memberikan kue ulang tahun untuk ku. Senyumnya, matanya, tingkahnya, dan segalanya yang selalu membuat hidup ku lebih berwarna dan lebih bahagia.


Sudah tahun ke 3 aku berdiri, pulang, dan pergi tanpa ada bayangan yang aku butuhkan. Aku tau semua nya memang harus terjadi, dan aku sadar bahwa pertemuan ku dengannya adalah perpisahan yang tertunda. Kini aku pun terus melangkah walau terkadang aku merindukan. Merindukan sosok seperti dia.

0 komentar:

Posting Komentar

 

Queenlauw Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos