Sabtu, 25 Juni 2016

Seharusnya

Diposting oleh Melan Fatmawati di 09.27
Aku menatap wajahnya dengan lembut dan diam-diam aku mengharap bahwa dia akan membalas tatapanku pada saat itu. Aku adalah penggemarnya yang selalu memilih untuk mempertahankan cinta tanpa harus diungkapkan. Dia adalah pria yang selalu hadir dalam setiap mimpi dan doa. Dia adalah pria yang selalu berhasil membuat ku bahagia, membuat hari-hariku berwarna.
Aku merasa bahwa cinta tak seharusnya diperjuangkan oleh satu pihak, bahwa cinta tak seharusnya tertutupi rasa takut kehilangan yang disebabkan sebuah pengakuan. Tapi keseharusan sebuah cinta tidak berlaku dalam kamus hati ku. Aku tetap mencintai dia meskipun dia tidak akan pernah tau bagaimana aku mempertahankan cinta untuknya.
Seandainya dia mengerti bagaimana perasaan ini, apakah dia tetap mau duduk bersama ku seperti saat ini? Apakah dia tetap membuat hari-hariku penuh warna? Pertanyaan ini yang selalu menghentikan ku untuk mengungkapkan apa yang sebenarnya aku rasakan.
Aku masih tetap memandanginya…
Dan dia masih tetap sibuk dengan dirinya ..

0 komentar:

Posting Komentar

 

Queenlauw Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos