Rabu, 05 Februari 2014

kebutuhan dalam ketidakinginan

Diposting oleh Melan Fatmawati di 10.48


Hidup dalam ketidakinginan bukanlah hal yang patut untuk diratapi,bukan hal yang patut untuk disesali bukan pula hal yang patut untuk mematikan semua mimpi.
Tidak ada manusia yang selalu hidup sesuai dengan keinginan mereka, lihatlah
1.adamkhoo
Dia orang Singapura. Waktu kecil, ia adalah penggemar berat games dan TV. Sehari, ia bisa berjam-jam di depan TV. Baik main PS atau nonton TV. Adam Khoo pun dikenal sebagai anak bodoh. Ketika kelas empat SD, Ia dikeluarkan dari sekolah. Ia pun masuk ke SD terburuk di Singapura. Ketika akan masuk SMP, ia ditolak oleh enam SMP terbaik di sana. Akhirnya, ia bisa masuk ke SMP terburuk di Singapura begitu terpuruknya prestasi akademisnya dan itu pasti bukanlah keinginannya tapi dia tetap harus hidup dalam ketidakinginan itu , lalu lama kelamaan prestasi nya membaik justru karena cemoohan teman-temannya, hingga akhirnya memperoleh kesuksesan di dunia bisnis.
Prestasi Adam di dunia bisnis ditandai pada saat Adam berusia 26 tahun. Ia telah memiliki empat bisnis dengan total nilai omset per tahun US$ 20 juta.Kisah bisnis Adam dimulai ketika ia berusia 15 tahun. Ia berbisnis music box. Bisnis berikutnya adalah bisnis training dan seminar. Pada usia 22 tahun, Adam Khoo adalah trainer tingkat nasional di Singapura. Klien-kliennya adalah para manager dan top manager perusahaan-perusahaan di Singapura. Bayarannya mencapai US$ 10.000 per jam dan inilah yang dia butuhkan,tanpa disadari adamkhoo harus merasakan hidup dengan ketidakinginan sampai dia terbangun bahwa ini adalah yang dibutuhkan,dia butuh belajar yang tidak biasa sebelum menjadi orang yang luar biasa.
2.Thomas Alva Edison
Suatu hari, seorang bocah berusia 4 tahun, agak tuli dan bodoh di sekolah, pulang ke rumahnya membawa secarik kertas dari gurunya. ibunya membaca kertas tersebut,
Tommy, anak ibu, sangat bodoh. kami minta ibu untuk mengeluarkannya dari sekolah.
Sang ibu terhenyak membaca surat ini, namun ia segera membuat tekad yang teguh, " anak saya Tommy, bukan anak bodoh. saya sendiri yang akan mendidik dan mengajar dia."
Tommy kecil adalah Thomas Alva Edison yang kita kenal sekarang, salah satu penemu terbesar di dunia. dia hanya bersekolah sekitar 3 bulan, dan secara fisik agak tuli, namun itu semua ternyata bukan penghalang untuk terus maju.
Siapa yang sebelumnya menyangka bahwa bocah tuli yang bodoh sampai-sampai diminta keluar dari sekolah, akhirnya bisa menjadi seorang genius? jawabannya adalah ibunya! Ya, Nancy Edison, ibu dari Thomas Alva Edison, tidak menyerah begitu saja dengan pendapat pihak sekolah terhadap anaknya.
Menjadi tuli dan bodoh bukanlah keinginannya,dan thomas alva edison memberikan pembelajaran pada kita bahwa kesuksesan bukanlah soal melulu tentang adanya keinginan , kesuksesan timbul karena adanya kerja keras,pantang menyerah,selalu bersyukur,dan percaya pada diri sendiri pada kemampuan sendiri iya percaya bahwa Tuhan telah memberikan kelebihan yang sempurna pada setiap umatnya,tergantung bagaimana kita menyikapinya.
3.
ludwig_van_beethoven
Jika anda mengenal seorang wanita yang sedang hamil, yang telah mempunyai 8 anak, tiga diantaranya tuli, dua buta, satu mengalami gangguan mental dan wanita itu sendiri mengidap sipilis, apakah anda akan menyarankannya untuk menggugurkan kandungannya? Jika anda menjawab ya, maka anda baru saja membunuh salah satu komponis masyur dunia. Karena anak yang dikandung oleh sang ibu tersebut adalah Ludwig Van Beethoven. Ketika Beethoven berumur di ujung dua puluhan, tanda-tanda ketuliannya mulai tampak, tapi akhirnya ia menjadi Komponis yang terkenal dengan karya 9 simfoni, 32 sonata piano, 5 piano concerto, 10 sonata untuk piano dan biola, serangkaian kuartet gesek yang menakjubkan, musik vokal, musik teater, dan banyak lagi.
ludwig_van_beethoven telah mengajarkan kita bahwa segalanya dapat berubah menjadi lebih indah,menyadarkan kita , bahwa tidak ada yang tidak mungkin bila kita memang bersungguh-sungguh dan tak pernah malu akan kekurangan yang “kata orang” kita miliki.Percayalah “kata orang” yang bilang akan kekurangan kita , itu adalah kelebihan terbesar yang kita punya dan orang lain tak mempunyai
Abraham Lincoln
Kisah Lincoln merupakan contoh klasik orang-orang yang benar-benar berani gagal.
Gagal dalam bisnis pada tahun 1831.
Dikalahkan di Badan Legislatif pada tahun 1832.
Gagal sekali lagi dalam bisnis pada tahun1833.
Mengalami patah semangat pada tahun 1836.
Gagal memenangkan kontes pembisara pada tahun1838.
Gagal menduduki dewan pemilih pada tahun 1840.
Gagal dipilih menjadi anggota Kongres pada tahun 1843.
Dilantik menjadi anggota Kongres pada tahun 1846.
Gagal menjadi anggota Kongres pada tahun 1848.
Gagal menjadi anggota senat pada tahun 1855.
Gagal Menjadi Presiden Pada Tahun 1856.
Gagal Menjadi anggota Dewan Senat pada tahun 1858.
Akhirnya pada tahun 1860 dilantik sebagai presiden Amerika yang ke-16 dan salah seorang presiden yang sukses dalam sejarah Amerika.
Terbukti , kegagalan bukanlah hal yang mengakhiri segalanya.Kegagalan adalah ujian keberhasilan yang sesungguhnya.Abraham lincoln orang yang benar-benar berani gagal telah berhasil menajdi slaah seorang presiden yang sukses dalam sejarah amerika.Lalu kenapa kita terlalu takut akan kegagalan yang hanya dialami satu atau dua kali dalam hidup?Mengapa kita terlalu terdoktrin dengan pemikiran , “gagal adalah keterpurukan yang besar?”
Masih banyak orang – orang yang Sekali lagi hidup dalam ketidakinginan adalah hal yang pasti terjadi,keinginan bukanlah kunci dari kesuksesan tapi percayalah hidup dalam keyakinan , kepercayaan , kesabaran , kebahagiaan , pantang menyerah , percaya diri , tidak pernah takut gagal adalah kesuksesan yang sebenarnya.

1 komentar:

Pengembara yang belum menemukan tempat menetap on 6 Februari 2014 pukul 00.33 mengatakan...

pembelajaran sekaligus panduan hidup saat mulai "dewasa" sekarang. !

Posting Komentar

 

Queenlauw Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos