Kamis, 28 Agustus 2014

"Hazelnut Chattime"

Diposting oleh Melan Fatmawati di 08.51

Ini cerita yang diawali dari tiga gelas “chatime”. Segalanya akan terungkap disini. Lagi-lagi masalah hati yang tak pernah bisa kami pendam sendiri. Aku, Amoy, dan Nunung akan menceritakan cara kami menikmati hidup dengan porsi yang berbeda.
Diawali oleh Amoy, entah apa yang dipikirannya, sungguh aku baru mengerti bahwa cinta yang benar-benar dirasakan akan benar-benar pula susah untuk dilupakan. Aku tak pernah mengalami nya memang, tembok besar yang begitu kokoh bagi Amoy dan mantan kekasihnya dulu sangatlah memilukan. Mengapa hanya sebuah perbedaan keyakinan dan sebutan yang berbeda pada Tuhan membuat mereka berpisah. Namun cinta memang lebih besar kekuatannya, mereka tetap saling menyayangi dan merindukan walau mereka pun tau segala hal yang mereka lakukan atas nama cinta tidak akan pernah terjadi. Katanya amoy saling mendoakan adalah cara mereka mencinta diatas segala perbedaan.
Lalu aku kembali belajar dari sahabat ku satu ini,Nurul atau yang biasa aku panggil nunung, menceritakan tentang “ketidakenakan hati”.  Lelaki itu berusia jauh diatas nunung. Segala nya memang terlihat sangat dewasa namun siapa sangka seorang remaja berusia 19 tahun mampu mengendalikan hatinya. Bisa aku bilang dia adalah satu-satunya teman ku yang mampu memaksakan hati demi menjaga hati orang lain agar tidak terluka. Tapi, apakah itu baik baginya?. Dia menjawab “aku gak enak kalo harus nyakitin orang, buat aku selagi aku tidak dirugikan aku akan baik dengan dia”.
Aku bangga mempunyai 2 teman sejati seperti mereka, mungkin diluar sana melihat kami hanya sekelompok remaja saja. Tapi bagi kami, remaja kami punya mimpi, punya hati, dan siap untuk saling berbagi.Bagi ku teman seperti mereka tidak akan ada dimanapun.
Intinya aku menyayangi semua sahabat-sahabatku, dianatranya dua gadis ini “ Rika permata dan Nurul Muchlisah”
I love you guys .....

0 komentar:

Posting Komentar

 

Queenlauw Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos