Kamis, 03 Juli 2014

Dear, You ...

Diposting oleh Melan Fatmawati di 22.52


Untuk Pria yang lahir  di hari yang sama denganku, yang memilih pergi karena cita-citanya, dan yang selalu menjadi alasan aku merindu..
Aku ingin mengingat mu lagi. Sebelum aku lupa bagaimana sosok mu saat ini. Iya kemarin yang telah berubah menjadi sejarah saat ini. Aku bertemu dengan mu. Hal biasa menurut orang lain diluar sana. Tapi hal terindah untuk ku yang selalu merindukan mu. Kau semakin dewasa, kuharap sikap gila mu pun berubah. Walaupun itu yang membuat ku gila karena mu. Tak ada yang bisa masuk akal saat ini, hanya curhatan hati ku pada Tuhan, Agar Dia dapat mengasihani ku. Iya bisa saja Tuhan menarik mu yang begitu jauh lalu berdiri didepan ku. Aku sudah kau buat lupa. Sehingga aku tak tau orang seperti mu pantas diperjuangkan atau harus ku tinggalkan. Sayangnya, menjauhi orang yang dicinta bukanlah hal yang mudah.
Aku pernah ada. Dulu. Walau hanya sebatas teman dan sahabat walau terkadang melebihi itu. Seringkali mereka menyebut kita adalah sepasang kekasih yang unik. Namun ungkapan cinta dari mu atau aku tak pernah kita letupkan bersama. Bagi ku letupan itu selalu ku lakukan meskipun tak bergema hingga kau pun tak mendengarnya. Tapi, yang ku tau cinta tak harus diungkapkan untuk dimengerti, bukan. Sampai akhirnya aku lenyap dalam jutaan pujian dari sekian banyak orang yang menggilaimu.
Kamu. Bukan aku ingin merusak kebahagiaan mu saat ini. Aku tau kau sedang sibuk mencari ilmu untuk menjadi ahli hukum, aku pun demikian. Namun, tentu kau tahu. Aku perempuan yang takut untuk berbicara soal cinta. Aku hanya bisa menumpahkan semua rasa ku melalui tulisan. Dan izinkan aku untuk melambaikan tangan terakhir untuk mengikhlaskan mu pergi. Aku tegar dengan semua ini. Aku tak akan menyalahkan siapa pun. Karena aku yang memilih untuk mencintai mu, aku yang memilih untuk menunggu mu walau ku tau kau sama sekali tak pernah meminta untuk ditunggu.
Kamu terlalu gaib untuk ku, kamu terlalu jauh untuk ku gapai,


1 komentar:

Unknown on 9 Juli 2014 pukul 20.33 mengatakan...

Keren cerpennya :)

Posting Komentar

 

Queenlauw Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos