" Selama aku masih bisa bernafas , masih sanggup berjalan, ku kan selalu memujamu, meski ku tak tau lagi engkau ada dimana , dengarkan aku , ku merindukanmu "
"lo kira gue bakal jatuh cinta sama orang nyolotin kaya lo ! songong ! tengil ! cowo gila !"
Karena benci tidak melulu melahirkan dendam.
Ada benci yang melahirkan rindu,bahkan cinta yang menggebu.
Itu terbukti pada aku dengan mu.
Mungkin semua telah berlalu ,semenjak kita terpisah karena waktu.
Tapi salahkah aku tetap merindukan mu ?
Waktu tak bisa melarang rindu untuk tetap mengalir dan menyebut namamu dalam setiap pertemuan lima waktu ku pada Tuhan.
Tenanglah sayang, aku tetap disini . Namu bukan lagi menjadi orang yang membenci mu dan bertengkar di setiap waktu yang kita punya dulu.
Ketika kita berseragam putih abu-abu.
Aku akan menjadi seorang akuntan.
Dan kamu akan menjadi seorang pengacara.
Berbeda memang . tapi itu cita-citamu bukan?
Dengan cara itu kita akan mengerti tentang hukum perpisahan dan memaknai indahnya pertemuan.
Nanti ketika ...
Aku bergelar Sarjana Ekonomi, dan
Kamu sebagai Sarjana Hukum. 
0 komentar:
Posting Komentar