Minggu, 12 Januari 2014

Hate you ...Love you...

Diposting oleh Melan Fatmawati di 05.27

“kamu “gendut” juga yah si”
Kata-kata itu yang membuat aku membenci rafel.walaupun aku tau itu itu hanyalah guyonan semata dari rafel.tapi aku merasa rafel telah mempermalukan diriku.karena dia berkata saat aku sedang bersama teman-teman ku.”pecicilan,jahil,suka ngatain orang,bercanda yang berlebih,memang bagian sifat dari rafel yang tidak pernah bisa lepas dari hidupnya.
“si,ko kamu dari tadi diem aja sih kenapa?” milly yang sebenarnya mengetahui alasan mengapa aku bertingkah muram hari ini.mencoba menghibur ku dan meredam emosi ku pada rafel.memang sangat lucu bahkan aneh bila ku pikir,mengapa aku begitu membenci rafel saat dia mengejek ku yang hanya mungkin sering ku dengar bila dino juga sering memanggil ku “gendut”,tapi entah mengapa aku merasa membenci rafel pagi ini.ditambah tadi saat pertandingan futsal di sekolah aku melihat dia bercanda ria dengan seorang wanita yang berada dikelas IPS 2 yang kutahui dari Dino bernama Tasya.entah mengapa yang tadinya aku sangat semangat melihat pertandingan futsal tadi pagi menjadi sangat malas bahkan kesal dan lebih memilih kekantin sendiri daripada harus melihat tasya dan rafel bersama.
“ya aku kesel aja sama Rafel mill,dia tuh mulutnya bikin aku kesel aja.udah tau lagi banyak orang malah bilang kalo aku gendut,kan aku malu mill”
“ya ampun si udah lah lupain aja masalah tadi pagi anggap aja kalo masalah tadi pagi itu gak ada,lagian kan rafel juga Cuma bercanda sama kamu si”
Aku tau bahwa saat sebelum milly mengatakan hal seperti itu dia sedang menahan tawa mendengar alasan yang sangat konyol untuk ku membenci rafel.
“bercanda sih bercanda mill tapi kan gak gitu banget”
“tapi bener kamu kesel sama rafel hanya karena dia berkata gendut sama kamu?atau ada alesan lain si?”
“gak ada aku kesel sama dia gara-gara dia ngatain aku udah itu aja”Entah mengapa pertanyaan milly tadi membuat ku berpikir keras,tapi memang aku lebih merasa kesal saat aku mengingat kejadian saat rafel dan tasya bersama.bila masalah dia bilang aku gendut gak segini kesalnya.apa kemarahan ku ini pada rafel adalah arti dan bagian dari rasa cemburu?
ini tentang kamu .. yang selalu ku sebut musuh dalam putih abu-abu

























“benci adalah cara ku mencintaimu dengan penuh harapan semu,yang tak satu pun orang menebak cinta

0 komentar:

Posting Komentar

 

Queenlauw Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos